PESANTREN AL-QUR’AN AT-TAQWA

menyelenggarakan pendidikan Islam untuk mewujudkan lulusan-lulusan yang beradab, sesuai dengan konsep pendidikan Islam yang ideal

Tentang AT-TAQWA

Tentang AT-TAQWA

PESANTREN AL-QUR’AN AT-TAQWA

AT-TAQWA QUR’ANIC SCHOOL

Tingkat TK, SD, SMP, dan SMA

Kantor Pusat: Komplek Timah Blok CC V/100, Kelapa Dua, Depok 16951

www.pesantrenattaqwa.com,
email: info@pesantrenattaqwa.com

Telp. 0813-18566316, 0821-25636970

At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SMP adalah model pendidikan setingkat SMP yang dirancang untuk mengembangkan potensi murid dengan seoptimal mungkin. Bentuk pendidikan mulai diarahkan untuk pengembangan kemandirian murid melalui kerjasama yang baik antara guru dan orang tua.  Sebagaimana prinsip pendidikan pesantren pada umumnya, maka pada jenjang SMP ini diutamakan prinsip keteladanan guru dan orang tua.

WAKAF PEMBANGUNAN PESANTREN ATTAQWA DAPAT DISALURKAN KE BANK SYARIAH MANDIRI

NO 7053450762 an PENDIDIKAN ISLAM ATTAQWA DEPOK YYS

 

 

PESANTREN AL-QUR’AN AT-TAQWA

PESANTREN AL-QUR’AN AT-TAQWA

Dasar & Filosofi Pendidikan

Pendidikan dalam Islam adalah sebuah proses pembentukan manusia agar menjadi seorang manusia yang baik (a good man) atau manusia berendidikan (an educated man). Pada intinya, manusia yang baik adalah manusia yang beradab. Jadi, pendidikan adalah seluruh proses untuk menjadikan manusia semakin beradab. Proses itulah ( bisa berupa ta’lim, tarbiyah, atau tazkiyyah) yang disebut sebagai ta’dib (pendidikan).

Dalam kaitan ini  adalah seorang muaddib menempati peran sentral untuk membentuk manusia beradab. Kriteria manusia beradab adalah manusia yang kenal Tuhan-Nya, tidak syirik kepada Allah, kenal dan cinta Rasul, sehingga menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah. Juga, kenal dan cinta pelanjut perjuangan Rasulullah saw, yakni para ulama yang shalih. Selanjutnya, manusia beradab juga hormat pada guru, orang tua, dan seluruh manusia yang baik. Dia pun cinta ilmu dan selalu berusaha keras untuk meningkatkan potensi dirinya, sehingga menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia. Kata Nabi saw: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”

Kata Nabi saw pula, manusia adalah laksana barang tambang, seperti emas dan perak. Artinya, Allah memang menciptakan manusia dalam kondisi dan potensi dasar yang berbeda. Perbedaan bukan untuk saling sombong dan menindas antar sesame, tapi justru untuk membangun kerjasama dalam kehidupan yang harmonis. Tanpa perbedaan, kehidupan tidak akan berjalan. Karena itu, tugas pendidik adalah memahami potensi anak dan mengembangkannya, sehingga potensi itu akan membentuknya menjadi manusia yang bermanfaat. Tinggi rendahnya derajat seseorang di hadapan Allah tergantung pada taqwanya, bukan kedudukan dan kekayaan material.

Pada dasarnya pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua. Maka, untuk mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan, diperlukan kerjasama yang harmonis antara orang tua dan guru. Nabi saw sudah menempatkan aktivitas pendidikan (thalabul ilmi) sebagai sebbuah kerja jihad fi sabilillah (man kharaja ilaa thalabil ‘ilmi fahuwa fii-sabilillah hatta yarji’a). Karena itu, guru adalah mujahid yang perlu menempatkan diri dan ditempatkan sebagai mujahid, yang dituntut keikhlasan dan kesungguhan tapi juga berhak mendapatkan penghormatan yang layak sebagai manusia mulia.

Berdasar pada dasar dan filosofi pendidikan itulah, Pesantren al-Quran at-Taqwa (at-Taqwa Quranic School) Depok, memiliki visi  ingin menjadi pusat percontohan pendidikan Islam yang ideal. Misinya adalah menyelenggarakan pendidikan Islam untuk mewujudkan lulusan-lulusan yang beradab, sesuai dengan konsep pendidikan Islam yang ideal.

 

Bentuk/Legalitas Pendidikan

 

            Pesantren al-Quran at-Taqwa saat ini bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Islam at-Taqwa Depok, dengan akte notaris Yayan Supiani, SH, M.Kn, dan surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor. C-150.HT.03.01-Th.2006.

Pesantren at-Taqwa  mengambil bentuk pendidikan berupa “PESANTREN”, yakni satu sistem pendidikan Islam yang ideal, yang memadukan unsur keilmuan Islam dan keteladanan pendidik (orang tua dan guru).  Pesantren at-Taqwa mendorong terciptanya orang tua dan guru sebagai pendidik yang ideal untuk bersama-sama menjalankan proses pendidikan yang terbaik bagi para murid.

Legalitas lembaga-lembaga Pendidikan di Pesantren at-Taqwa beragam. Untuk TK at-Taqwa mengambil jalur formal dan telah terakreditasi dengan nilai A (sangat baik). Untuk tingkat SD, SMP, SMA, mengambil jalur informal – semacam komunitas homeschooling) dengan mengambil bentuk legalitas bekerjasama dengan PKBM Bina Insan Mandiri Depok untuk penyelenggaraan ujian paket A, B, dan C. (Lihat: Surat Keterangan PKBM Bina Insan Mandiri).

Sejarah

             Pesantren al-Qur’an at-Taqwa (At-Taqwa Qur’anic School) dimulai keberadaannya pada tahun 1999, dengan dibukanya Taman Pendidikan al-Quran di alamat Komplek Timah Blok CC V/100, Kelapa Dua Depok. Dalam satu tahun, murid peserta didik yang mengaji al-Quran mencapai sekitar 40 orang. Atas usulan para wali murid, TPA kemudian dikembangkan menjadi TK yang mulai beroperasi mulai tahun 2000.

Hingga tahun 2012, jumlah lulusan TK at-Taqwa sudah mencapai sekitar 700 orang. Jumlah murid TK saat ini mencapai 160 orang, dengan guru sebanyak 12 orang, dan pekerja sekolah 2 orang. Tahun 2009, TK at-Taqwa mendapat akreditasi dengan peringkat “amat baik” (A).

Meskipun tercatat sebagai salah satu sekolah berkualitas tinggi yang dibuktikan dengan berbagai prestasi para guru dan muridnya, TK at-Taqwa tetap berpegang pada prinsip pendidikan Islam, bahwa pendidikan adalah suatu aktivitas dakwah yang tidak membeda-bedakan murid berdasarkan kemampuan fiansialnya.

At-Taqwa Qur’anic School menetapkan slogan pendidikan “Profesional dan Beradab”. Maknanya, pendidikan ini dikelola dengan sungguh-sungguh dengan tujuan mengembangkan potensi murid sesuai dengan kemampuannya, sehingga dia kelak dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Sebab, kata Nabi Muhammad SAW: sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Legalitas TK mengambil bentuk pendidikan formal, dan telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat A (Sangat Baik).

Mulai tahun 2011, juga atas usulan sejumlah wali murid, dibukalah at-Taqwa Qur’anic School tingkat Sekolah Dasar, yang dimulai dengan 23 murid.  Kegiatan Belajar-Mengajar at-Taqwa SD ini dimulai dengan membangun satu saung di sebuah lahan pinjaman dari keluarga Bapak Azhar Zainuri, di Komplek Timah.

Tahap berikutnya, tahun 2012, YLPI at-Taqwa menerima tanah wakaf  dari ibu Sri Nurhayati, seluas 300 m2 di Gang Haji Usman Jalan RTM, Kelapa Dua Depok, yang kini digunakan untuk lokasi KBM sekolah at-Taqwa tingkat SD. Kini, sekolah at-Taqwa tingkat SD telah memiliki murid sebanyak 43 orang dan guru sebanyak 6 orang.

Di lokasi wakaf ini juga telah dibangun tiga kelas terbuka dan satu bangunan kamar mandi. Sesuai dengan tuntutan pendidikan, mulai bulan Mei 2013, sedang dilanjutkan pembangunan Pesantren at-Taqwa lantai 2 dan 3 (lihat gambar).

Berikut ini paparan kondisi tiap jenjang pendidikan di at-Taqwa Qur’anic School:

  1. 1.      TK Islam at-Taqwa

 

Memasuki usia yang ke-13, TK Islam at-Taqwa kini memiliki murid sebanyak  160 orang, dengan jumlah guru sebanyak 12 orang dan pekerja 2 orang.  TK ini menampati lahan seluas sekitar 300 m2.  Dibandingkan dengan jumlah muridnya, maka sudah dirasakan semakin sempitnya lahan sekolah TK at-Taqwa. Apalagi, dari tahun ke tahun, jumlah murid at-Taqwa semakin meningkat.

 

KOMPETENSI KELULUSAN 

  1. Memiliki pondasi keimanan yang kuat
  2. Memiliki Kecerdasan dalam bidang tertentu
  3. Mempunyai karakter unggulan dan adab yang baik
  4. Mampu menjalankan ibadah-ibadah pokok dengan benar
  5. Menguasai doa-doa penting
  6. Hafal beberapa  surat Al-Qur`an dan hadits sesuai kemampuan

 

  1. 2.      At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SD

At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SD – selanjutnya disebut “SD at-Taqwa” – mulai beroperasi tahun 2011 dengan jumlah murid 23 orang dan guru 3 orang. Kini, tahun 2013, murid at-Taqwa Qur’anic School Tingkat SD mencapai 46 orang. Sesuai UU Sistem Pendidikan Nasional No 23 tahun 2000, maka SD at-Taqwa mengambil jalur pendidikan informal, yaitu mengikuti jalur Ujian Persamaan “Paket A” untuk kelulusan SD.

Jalur informal ini diambil dengan pertimbangan keleluasaan dalam mengembangkan dan menerapkan kurikulum dan sistem pendidikan untuk tercapainya pendidikan, yaitu mengembangkan potensi anak. Dalam sistem ini, anak didik akan menerima evaluasi pendidikan berupa rapor sekolah dan juga ijazah sekolah dan ijazah Paket A bagi yang berhasil dalam ujian. Untuk menetapkan standar perkembangan potensi murid disusunlah standar kompetensi murid:

  1. Standar Kompetensi Dasar (Kompetensi Minimum yang harus dicapai seorang murid pada setiap tingkatan):
  2. Standar Kompetensi Umum (Kompetensi rata-rata murid)
  3. Standar Kompetensi Unggulan (Kompetensi tinggi yang wajib dimiliki murid-murid tertentu).
  4. Standar Kompetensi Istimewa (Kompetensi khusus yang  sebaiknya dimiliki murid-murid tertentu, sesuai dengan potensi yang dimilikinya).

Kompetensi Kelulusan: 

  1. Memiliki pondasi keimanan yang kuat
  2. Mencintai ilmu pengetahuan
  3. Memiliki Kecerdasan dalam bidang tertentu
  4. Mempunyai karakter unggulan dan adab yang baik
  5. Mampu menjalankan ibadah-ibadah pokok dengan benar
  6. Menguasai doa-doa penting
  7. Hafal beberapa surat Al-Qur`an dan hadits sesuai kemampuan
  8. Lulus Ujian Nasional/Ujian kesetaraan Paket A
  9. Mempunyai kompetensi istimewa bidang tertentu untuk murid tertentu

 

  1. 3.      At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SMP

At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SMP adalah model pendidikan setingkat SMP yang dirancang untuk mengembangkan potensi murid dengan seoptimal mungkin. Bentuk pendidikan mulai diarahkan untuk pengembangan kemandirian murid melalui kerjasama yang baik antara guru dan orang tua.  Sebagaimana prinsip pendidikan pesantren pada umumnya, maka pada jenjang SMP ini diutamakan prinsip keteladanan guru dan orang tua.

Sebagaimana tingkat SD, untuk mencapai target pendidikan, diterapkanlah empat tingkat standar kompetensi kelulusan pesantren dan juga standar kompetensi kelulusan setiap mata pelajaran, yaitu standar kompetensi dasar, kompetensi umum, kompetensi unggulan, dan kompetensi istimewa.

      Kompetensi kelulusan Tingkat SMP:

  1. Memiliki pondasi keimanan yang kuat
  2. Mencintai ilmu pengetahuan
  3. Memiliki Kecerdasan dalam bidang tertentu
  4. Mempunyai karakter unggulan dan adab yang baik
  5. Mampu menjalankan ibadah-ibadah pokok dengan benar
  6. Menguasai doa-doa penting
  7. Hafal Al-Qur`an dan hadits sesuai kemampuan
  8. Lulus Ujian Nasional /Ujian kesetaraan Paket B

Ada pun mata pelajaran di tingkat SMP adalah: 

  1. Aqidah Islamiyah
  2. Ibadah
  3. Tahfidzul Qur’an
  4. Tafsir al-Qur’an
  5. Hafalan dan Makna Hadits
  6. Akhlak
  7. Doa
  8. Bela diri
  9. Bahasa Indonesia
  10. Komunikasi Publik (Pidato&Mengarang)
  11. Bahasa Inggris
  12. Bahasa Arab
  13. Matematika
  14. Sains Islam
  15. Pengetahuan Umum (Materi Ujian Nasional)
  16. Sirah Nabi dan Sejarah Islam
  17. IT

  

  1. 4.      At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SMA

At-Taqwa Qur’anic Shcool Tingkat SMA adalah model pendidikan setingkat SMA yang dirancang untuk mengembangkan potensi murid sehingga siap melanjutkan kuliah ke jenjang Perguruan Tinggi dan berkiprah di lapangan kerja.  Bentuk pendidikan mulai diarahkan untuk pengembangan kemandirian murid melalui penanaman jiwa kewirausahaan dan sikap cinta ilmu.

Program pesantren ini sangat menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara guru dan orang tua dalam pendidikan murid.  Sebagaimana prinsip pendidikan pesantren pada umumnya, maka pada jenjang SMP ini diutamakan prinsip keteladanan guru dan orang tua.

Sebagaimana tingkat SMP, untuk mencapai target pendidikan, diterapkanlah empat tingkat standar kompetensi kelulusan pesantren dan juga standar kompetensi kelulusan setiap mata pelajaran, yaitu standar kompetensi dasar, kompetensi umum, kompetensi unggulan, dan kompetensi istimewa.

 

Kompetensi kelulusan: 

  1. Memiliki pondasi keimanan yang kuat
  2. Mencintai ilmu pengetahuan
  3. Memiliki Kecerdasan dalam bidang tertentu
  4. Mempunyai karakter unggulan dan adab yang baik
  5. Mampu menjalankan ibadah-ibadah pokok dengan benar
  6. Menguasai doa-doa penting
  7. Hafal beberapa  surat Al-Qur`an dan hadits sesuai kemampuan
  8. Lulus Ujian Nasional /Ujian Nasional Kesetaraan Paket C/Ujian Kurikulum Cambridge

Ada pun mata pelajaran di tingkat SMA adalah:

  1. Aqidah Islamiyah
  2. Islamic Worldview
  3. Pemikiran Kontemporer
  4. Ibadah dan Fiqih Muamalah
  5. Tahfidzul Quran
  6. Tafsir al-Quran
  7. Hafalan dan Makna Hadits
  8. Adab dan Akhlak
  9. Doa
  10. Bela diri
  11. Bahasa Indonesia
  12. Komunikasi Publik (Pidato&Mengarang)
  13. Bahasa Inggris
  14. Bahasa Arab
  15. Matematika
  16. Sains Islam
  17. IPA/IPS (Materi Ujian Nasional)
  18. Sejarah Islam
  19. Sirah Nabi
  20. IT

Susunan Pengurus

Pembina                                          : Dr. Adian Husaini

Direktur Umum&Keuangan    : Megawati S.Pd.

Direktur Pendidikan                  : Muhammad Ardiansyah, M.Pd.I.

Kepala TK                                       : Megawati/Nur Ekawati

Kepala SD                                       : Nila Rahma

Kepala SMP/SMA                       : Muh. Ardiyansyah

Dir. Sarana dan SDM                 : Indra Supono

Direktur Komunikasi                : Nuim Hidayat M.Si.

Direktur Kajian                           : Asep Sobari Lc

Guru Penanggung Jawab 

  1. Ulumuddin dan Bahasa Arab              : Muh. Ardiansyah
  2. Siroh Nabi dan Sejarah Islam             : Asep Sobari Lc
  3. Bahasa dan Mengarang SD                   : Nila Rahma
  4. Bahasa dan Mengarang SMP/SMA    : Nuim Hidayat MSi
  5. Akhlak dan Doa                                         : Megawati S.Pd.
  6. Tahfidzul Quran                                        : Eni Nasrotin, SHI
  7. Bahasa Inggris                                           : Satrio S.Sos, M.Pd.I.
  8. Matematika dan Sains                            : Wiwid S.Pd.
  9. IT                                                                    : Eko HP, S.Pd.
Sejarah

Sejarah

Pesantren al-Qur’an at-Taqwa (At-Taqwa Qur’anic School) dimulai keberadaannya pada tahun 1999, dengan dibukanya Taman Pendidikan al-Quran di alamat Komplek Timah Blok CC V/100, Kelapa Dua Depok. Dalam satu tahun, murid peserta didik yang mengaji al-Quran mencapai sekitar 40 orang. Atas usulan para wali murid, TPA kemudian dikembangkan menjadi TK yang mulai beroperasi mulai tahun 2000.

Hingga tahun 2012, jumlah lulusan TK at-Taqwa sudah mencapai sekitar 700 orang. Jumlah murid TK saat ini mencapai 160 orang, dengan guru sebanyak 12 orang, dan pekerja sekolah 2 orang. Tahun 2009, TK at-Taqwa mendapat akreditasi dengan peringkat “amat baik” (A).

Meskipun tercatat sebagai salah satu sekolah berkualitas tinggi yang dibuktikan dengan berbagai prestasi para guru dan muridnya, TK at-Taqwa tetap berpegang pada prinsip pendidikan Islam, bahwa pendidikan adalah suatu aktivitas dakwah yang tidak membeda-bedakan murid berdasarkan kemampuan fiansialnya.

At-Taqwa Qur’anic School menetapkan slogan pendidikan “Profesional dan Beradab”. Maknanya, pendidikan ini dikelola dengan sungguh-sungguh dengan tujuan mengembangkan potensi murid sesuai dengan kemampuannya, sehingga dia kelak dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Sebab, kata Nabi Muhammad SAW: sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Legalitas TK mengambil bentuk pendidikan formal, dan telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat A (Sangat Baik).

Mulai tahun 2011, juga atas usulan sejumlah wali murid, dibukalah at-Taqwa Qur’anic School tingkat Sekolah Dasar, yang dimulai dengan 23 murid.  Kegiatan Belajar-Mengajar at-Taqwa SD ini dimulai dengan membangun satu saung di sebuah lahan pinjaman dari keluarga Bapak Azhar Zainuri, di Komplek Timah.

Tahap berikutnya, tahun 2012, YLPI at-Taqwa menerima tanah wakaf  dari ibu Sri Nurhayati, seluas 300 m2 di Gang Haji Usman Jalan RTM, Kelapa Dua Depok, yang kini digunakan untuk lokasi KBM sekolah at-Taqwa tingkat SD. Kini, sekolah at-Taqwa tingkat SD telah memiliki murid sebanyak 43 orang dan guru sebanyak 6 orang.

Pembangunan

muka satu

 

dua tiga

 

DSCF0034

© 2013 by PESANTREN AL-QUR’AN AT-TAQWA All works is copyrighted to their respective owners. Illustrations made by Shalahuddin